Software untuk Enterprise Server dan Network Monitoring

Solusi monitoring yang komprehensive dan tersentralisasi untuk Application, Service dan Network

Nagios XI adalah produk andalan yang meliputi layanan Monitoring, Notifikasi Peringatan, Grafik dan Solusi Laporan Permasalahan. Dibangun dalam Mesin Nagios Core, Nagios XI memiliki kemampuan me-monitor segala hal yang menggunakan kelistrikan. Namun kini, konfigurasi monitoring tidak perlu lagi dilakukan dengan file flat text dalam command line, pengguna Nagios XI dapat menggunakan step –by-step Monitoring Wizards yang terpasang built-in, untuk kemudahan yang lebih. Atau dengan memanfaatkan Core Config Manager dalam Konfigurasi GUI.
XI menyediakan tour untuk pengguna baru. Menu yang menyediakan link untuk video dan dokumentasi terkait dengan halaman yang sedang mereka buka. Ditambah dengan beberapa tips-tips pada tiap Interface-nya.
XI juga menyediakan dashboard yang dapat diatur sesuai kebutuhan Anda. Putaran tampilan, Laporan yang akurat, Kemampuan membuat grafik, multitenancy dan masih banyak lagi fitur-fitur Enterprise lain yang sebelumnya belum terdapat dalam Nagios Core. Kelebihan lain dari Nagios XI adalah, ini adalah satu-satunya solusi yang berbasis Nagios Core yang dikembangkan oleh pendiri awal Nagios, Ethan Galstad
  • Dibangun Dalam Proven Code (Nagios Core 4)
  • Dirancang untuk kemudahan namun dengan Fitur yang Maksimal
  • Mudah Digunakan (GUI, Help system, Tooltips, Wizards, Tour)
  • Memudahkan pengguna dalam me-maksimalkan fitur Nagios
  • Kemampuan Enterprise-class jauh di atas Core
  • Fully supported

Wizard

  • 60 lebih langkah konfigurasi yang otomatis
  • Cepat, Mudah dan Jelas, Langkah demi langkah
  • Bulk Host Cloning
  • Pencarian Otomatis
Wizards Tools Nagios XI menyediakan lebih dari 60 langkah-langkah yang dapat digunakan dalam konfigurasi Monitoring hal-hal umum seperti dalam Server Windnows dan Linux., switch, router, website dan database. Menu ini memungkinkan pengguna untuk dengan mudah meng-identifikasi perlengkapan monitoring umum termasuk di dalamnya adalah host, service, jarak waktu pengecekan, kontak untuk notifikasi, host/ service/ group, meng-identifikasi posisi parent/child (yang kelak digunakan untuk menentukan Topologi, bagaimana generate peta jaringan topologi, serta memungkinkan Nagios untuk mengaktifkan notifikasi yang tepat berdasarkan kemana route tsb diarahkan).
Nagios XI's Auto-Discovery tool digunakan untuk menjalankan scan subnets, baik yang terjadwal maupun tidak. Dan mengirimkan kembali list IPs dan open ports yang mereka terima, bersamaan dengan (pada kebanyakan kasus) data dari operating system. Menu ini dapat menjalankan utility scanning network yang bersifat open source yang populer. Hasil scan dapat di export menjadi file CSV atau digunakan untuk melakukan konfigurasi dasar pada proses cek Ping dan Ports (perlu dicatat bahwa untuk monitoring yang lebih terperinci seperti metric perangkat keras, user harus menjalankan applicable wizard yang sesuai dengan type perangkat masing-masing).
XI juga memasukan tools manajemen bulk yang dapat menghemat banyak waktu bagi administrator. Menu Bulk Modification memungkinkan perubahan secara cepat bagi pengaturan host/ service/ group yang tersebar dalam jumlah banyak (sebagai contoh, mengubah interval pe-ngecekan bagi 1,000 administrator service hanya dengan beberapa klik, hal ini akan menghabiskan waktu beberapa jam apabila dilakukan dengan cara manual satu per satu). Bulk Host Cloning memungkinkan user untuk secara cepat meng-konfigurasi banyak host menggunakan host yang sudah ada sebagai template.

XI Dashboards and Views

Nagios XI's Dashboards memberi kemudahan pada user untuk merancang sendiri tampilan layar mereka sesuai dengan kebutuhan, Menggunakan dashlet yang beragam yang tersedia di dalam XI. Dashboard juga tetap bisa dishare dengan user lain dan tetap sync. Fitur lain adalah dashboard bisa di-set sebagai homepage, sehingga ketika mereka login pertama kalinya ke dalam XI, mereka akan langsung dapat dengan mudah mengakses hal-hal yang menjadi prioritas bagi mereka. Nagios XI view menyediakan menu rotate untuk tampilan URL, baik untuk tampilan dari dalam seperti Dashboard yang sudah di custom, maupun tampilan halaman dari external source. Fitur ini cocok sekali untuk layar NOC.

Dashboards

  • Mudah di sesuaikan dan di gunakan
  • Banyak pilihan Dashlet
  • Penambahan untuk tampilan baru

Views

  • tampilan yang dapat berotasi
  • 10-60 detik/slide
  • Halaman baik dari dalam XI, ataupun external URL’s.

XI Reports

  • Availability, Executive Summary, SLA, State History, Top Alert Producers, Alert Histogram, Notifications, Event Log, Bandwidth Usage, Perencanaan Kapasitas, Laporan Jaringan, Network Query
  • Pengaturan fokus pada host/ service/ group Customize host/service/group, periode waktu, flter out downtime dan laporan terperinci dan banyak lagi pilihan pengaturan.
  • Export atau email sebagai PDF, JPG, dan (pada kebanyakan kasus) CSV
  • Penjadwalan Pengiriman Otomatis (Enterprise Edition)
Pada banyak hal Report XI memudahkan user untuk mengumpulkan history performance dan data XI. Report dapat dibuat berupa time frame dan fokus host/ service/ group dapat di-export menjadi file-file seperti PDF, JPG dan dalam banyak kasus, CSV), dan dapat juga dijadwalkan untuk pengiriman otomatis untuk Edisi Enterprise. Deskripsi singkat laporan tersebut tidak di highlight sendiri-sendiri: Availability: Persentase dari waktu yang telah dipilih di mana kondisi Host up/ down/ unreachable. Dan persentase waktu di mana service dalam kondisi OK/ warning/ Kritis/ Unknown.Executive Summary: Kumpulan report, termasuk di dalamnya adalah Availability, top alert producers, Alert Histogram dan Last Alert.State History: Tampilan kronologis di mana kondisi host/ service Broke dan Recovered. Top Alert Producers: “Anak Permasalahan” kondisi di mana report menampilkan hosts/services yang paling banyak men-generate Alert dalam periode waktu terpilih. Alert Histogram: Grafik yang memperlihatkan jumlah Alert dalam sebuah kurun waktu. Notifications: Semua notifikasi yang terkirim. Event Log: Log dari sistem seperti notifikasi dan aktivitas yang sedang berjalan. Network Report: Laporan Network Analyzer pada Interface XI.

XI Bandwidth Usage Report

Konfigurasi dalam menu monitoring Switch dan Router menjadi sangat mudah dengan menggunakan Wizard Network Switch and Router Monitoring, yang bekerja dengan menjalankan scan pada port yang dapat dimonitor untuk Bandwith dan status via SNMP. Ketika alat monitoring sudah ter-konfigurasi, user dapat membuat laporan traffic keluar-masuk penggunaan bandwith harian, mingguan, bulanan untuk masing-masing interface, seperti hal-nya data in/ out/ max/ sum dalam tabel tiap bulan, dan melakukan drill down/ penelusuran data tiap hari saat host dimonitor. Perlu dicatat bahwa Regular dan Grafik Graph Explorer juga tersedia untuk port bandwith; Report ini menyediakan view yang terpusat dari beberapa titik data dari tiap-tiap port.
Sebagai catatan, Network Switch & Router Wizard juga dapat digunakan untuk meng-konfigurasi monitoring Interface pada server yang memiliki SNMP aktif.

Capacity Planning and SLA Reports (Enterprise)

Capacity Planning memudahkan anda dalam budgeting proses dan justifikasi kenapa anda harus membeli peralatan

SLA Report: demonstrate your excellence.

Capacity Planning Report, Prepare for the future, Be proactive in monitoring, add to Dashboards.

Capacity Planning memudahkan user untuk memproyeksikan penggunaan berdasarkan history penggunaan yang telah didata oleh Nagios XI. User dapat memperkirakan penggunaan hingga 1 tahun ke depan. Data yang ditampilkan dalam bentuk grafik data history (dalam warna biru), dan proyeksi perkiraan penggunaan di masa yang akan datang (dalam warna abu-abu). User juga dapat memilih dari Empat Metode Perhitungan yang berbeda. Sebagai pilihan default adalah metode Holt Winters, yagn secara umum dikenal sebagai metode yang paling dapat diandalkan dalam me-manage perkiraan-perkiraan yang sulit, tapi tentunya, yang terjadi pada kenyataan bisa saja berbeda dengan perkiraannya. Peringatan dan Awal masa kritis dapat ditampilkan dalam grafik untuk menghasilkan context.
Grafik yang menjadi hasil perkiraan tadi dapat dimasukan ke dalam dashboard, jadi user dapat membuat dashboard yang berisikan perkiraan penggunaan di masa yang akan datang sebagai langkah preventif dalam meng-alokasikan resources tambahan pada server dan jaringan mereka. Kasus yang dapat diterapkan di antaranya adalah dalam pengaturan kapasitas drive, memory utilization, beban CPU dan bandwith interface.
SLA Report menyediakan metode sederhana dalam menentukan apakah SLA user sesuai untuk host/ service/ group. Perlu dicatat bahwa ada juga SLA wizard yang dapat digunakan untuk membuat alert ketika SLA dalam keadaan bahaya atau hilang.

XI Graph Explorer

Time Stacked

Pilihan ini digunakan untuk membandingkan performance dari service-service yang spesifik, dalam periode waktu 3 hari, 3 minggu atau 3 bulan

Multistacked

Pilihan ini lebih flexible dan dapat digunakan untuk menyusun beberapa service dalam sebuah grafik dalam bentuk perbandingan yang diinginkan oleh user.
Scalable: Grafik yang dapat di-custom untuk Grafik Satuan.
Kedua pilihan di atas dapat dimasukan ke dalam custom dashboard. Perlu dicatat bahwa segala bentuk cek data performance yang dikembalikan akan secara otomatis membuat graifk pada tempat lain (contohnya rincian status page pada host/ service untuk item-item yang spesifik). Nagios XI akan secara otomatis mengumpulkan data dan menyimpan semua data performance dalam sebuah RRD (Round Robin Database) dan menyimpan data tersebut dalam kurun waktu Empat tahun sebagai default. Data akan di-compress seiring berjalannya waktu, jadi data yang lebih lama akan memiliki granularity/ keakuratan yang lebih kecil daripada data-data yang baru.

MORE

  • Backend API
  • CCM
  • Easy Multitenancy
  • AD/LDAP Integration
  • Nagvis
  • Metrics
  • Google Maps
  • BPI
  • Nagios Mobile
XI juga memiliki beragam fitur tambahan sbb:
Backend API: Digunakan sebagai feed data kepada portal web lain, atau secara terprogram dapat meng-konfigurasi pengaturan advanced monitoring dan menghapus host, services, host groups, service groups dan users.
CCM (Core Config Manager) : Ini adalah menu terkini dari konfigurasi GUI yang dapat digunakan tidak hanya untuk membuat perubahan yang terperinci dan meng-konfigurasi pengaturan dalam advanced monitoring, namun terdapat juga dalam Bulk Modifications Tool. Yang nantinya akan dapat digunakan untuk secara cepat mengubah sebuah metric granular (seperti interval waktu pengecekan), atau dalam membuat perubahan (seperti menambahkan kontak baru penerima notifikasi), ke banyak items dalam satu kali kerja. The Bulk Modifications Tool hanya terdapat dalam Edisi Enterprise.
Multitenancy: Identifikasi lapisan pengguna Nagios XI, dapat mempermudah administrator untuk dapat menentukan, dalam basis per user, apa saja yang dapat dilakukan dan dilihat/ diakses oleh tiap-tiap orang dengan XI.
NagVis: Tampilan Navigasi custom dengan icon aktif menggunakan Project Open Source Nagios yang populer yang tersedia di dalam XI.
Metrics: Perbandingan metric (Penggunaan CPU, Disk, Memory, Beban, Swap) mencakup semua host atau host/ service group secara spesifik. Menyediakan rangkuman tampilan, seperti hal-nya pengukuran yang juga dapat dimasukan ke dalam Dashboard.
Google Maps: Fitur ini memudahkan user dalam meletakkan icon aktif yang mewakili status host/ service ke dalam sebuah peta geografik.
BPI (Business Process Intelligence): Dengan BPI, user dapat me-monitor tidak hanya item individual tapi me-monitor keseluruhan item dalam sebuah proses yang kompleks (seperti DB atau cluster webserver) sebagai sebuah keseluruhan untuk dapat diverifikasi.
Semua elemen vital tersebut berfungsi sebagai sebuah proses untuk menghasilkan output. Semua member berfungsi.
Nagios Mobile: Sebuah interface mobile yang berfungsi secara optimal, di mana user dapat melihat detail status, dan menerima alert. Untuk meng-akses ini, user dapat dengan mudah mengunjungi: http://<Nagios.Server.IP>/nagiosmobile